Jumat, 02 Desember 2022

Jejak BLBI dan Salim Group

by Erizeli Jeli Bandaro Mereka bersahabat Ia lahir di Fujian, Tiongkok pada 16 Juli 1916. Orang tuanya beri dia nama Liem Sioe Liong. Tahun 1939 atau usia 23 tahun dia merantau ke Indonesia untuk menyusul kakaknya Liem Ke Lok dan Zhen Xusheng yang sudah menetap di Kudus. Sampai di Kudus dia bekerja di pabrik Tahu dan kerupuk. Kehidupan sebagai buruh sangat sulit. Dia ingin mengubah nasip tapi tidak ada modal. Perkenalannya dangan gadis cantik lilani atau Lie Kim Nio. Putri juragan kaya. Itu sabagai titik awal pintu seksesnya dalam bisnis. Hubungannya awalnya ditolak oleh orang tua lilani. Mereka kawatir dia akan membawa putri mereka ke Tiongkok. Tetapi Liem meyakinkan bahwa dia tidak akan kembali ke Tiongkok. Akhirnya hubungan direstui. Pernikahan terjadi. Setelah menikah Lim muda dapat bantuan modal dari mertuanya memulai usaha. Bukan hanya modal tetapi juga akses ke pengusaha china yang sudah sukses, sepert keluarga Oei Wie Gwan. Bisnis awalnya dagang minyak kacang dan menjadi pemasok cengkeh untuk perusahaan rokok di Kudus dan Semarang. Sebagai pemula Liem bisa sukses besar berkat dukungan mertuanya. Namun hancur ketika tahun 1942 Jepang masuk. Pabrik rokok disita oleh Jepang. Liem kehilangan pasar. Tahun 1945 Lim pindah ke jakarta. Di jakarta Liem berkenalan dengan Sulardi. Sulardi merupakan sepupu dari Soeharto komandan militer divisi Diponegoro Jawa tengah. Dari sulardi inilah Liem berkenalan dengan Soeharto yang kemudian memberikan peluang bisnis pemasok logistik tentara. Usaha Liem berkembang lagi. Liem tetap berhubungan baik dengan Oei Wie Gwan. Akses Liem di militer khusus nya di Jawa tengah dimanfaatkan juga oleh Oei Wie Gwan. Sehingga usahanya bisa berkembang. Pada tahun 1951 setelah bisnis merconnya runtuh, Oei membeli sebuah pabrik rokok kretek kecil di Kudus. Layaknya seorang bayi, merek rokok Djarum tidak langsung tersohor, banyak fase sulit yang dialami Oei Wie Gwan. Selama bertahun-tahun, pabrik ini merangkak terseok seok. Namun berkat Lim agak tertolong karena bisa memasok kebutuhan militer. Pada tahun 1963 pabrik jarum terbakar. Saat itu Oei sedang dirawat di RS. Ketika dapat kabar pabrik Djarum terbakar, tak lama Oei meninggal. Selanjutnya usaha diteruskan oleh kedua putranya, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. Setelah Soeharto naik jadi presiden, dunia bisnis mulai menggeliat di Indonesia. Saat itulah Liem berada di puncak kejayaan. Gemilang bisnis Liem menjadi momentum bagi Michael Bambang Hartono dan adiknya mengepakan sayap selebar-lebarnya. Tahun 1998 krismon melanda Indonesia. Soeharto jatuh. Lim terlilit hutang BLBI. Dia harus menyerahkan BCA, aset dan uang tunai kepada pemerintah untuk membayar utangnya. Kemudian melalui Farallon Capital Management LLC, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono membeli BCA dari pemerintah. Dan kini putra putri Lim diwakili antony Salim tetap masuk daftar orang terkaya di Indonesia sama hebatnya Hartono bersaudara putra dari Oei. Hubungan baik dan setia kawan kedua keluarga ini membuat mereka tangguh melewati tantangan waktu dan terus berlanjut saling menjaga. Sampai meninggal Lim tidak pernah poligami. Kesetiannya kepada Lilani terjaga sampai ajal menjemput. Sejarah BCA berpindah ke keluarga Djarum. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 14.27 WIB hari ini, saham BBCA melonjak 3,19% ke Rp 30.750/saham. Ada rencana mau split dengan rasio 1:5. Walau harga saham turun tidak menurunkan nilai. Yang bertambah hanya jumlah saham yang beredar. Saya tidak akan membahas prospek saham BCA. Dalam kesempatan ini saya akan membahas sejarah saham BCA. 29 September 1998 Salim group harus bertanggung jawab atas utang sebesar Rp 32 triliun. Salim menyerahkan BCA kepada pemerintah. 92% saham BCA dikuasai oleh pemerintah. Hanya 1.76% tersisa untuk Salim. Sisanya pihak lain. Kemudian BPPN minta agar pemerintah suntik modal agar BCA sehat. Suntikan dana itu tentu menambah saham pemerintah di BCA. Jadi secara tidak langsung BCA sudah di BUMN kan. Tahun 2000 pemerintah mau divest saham BCA melalui IPO di bursa. Tetapi gagal dilaksanakan. Mengapa ? Engga yakin akan dapatkan uang Rp 3 triliun sesuai target APBN. 27 April 2000 BPPN resmi mengembalikan BCA dari BPPN ke BI. Karena sudah sehat. 19-23 Mei 2000 Saham BCA resmi didaftarkan di Bursa Efek Jakarta. Tapi gagal melantai. Apa pasal ? Pada 5 Oktober 2000 DPR dan pemerintah sepakat tunda pelepasan saham BCA. Selanjutnya 1 Maret 2001 DPR dan pemerintah sepakat melepas 40 persen saham pemerintah di BCA. Tapi tidak melalui bursa. Divestasi melalui tender biding kepada investor strategis. 6 Juni 2001 dari 15 investor yang ikut tender, yang lolos 6 investor. Tender Biding akhirnya dibatalkan. Karena syarat yang ditetapkan investor engga sesuai kebijakan pemerintah. 28 Agustus 2001 diadakan lagi tender biding divestasi. Pemerintah mengubah kebijakan penjualan saham, dari 30 persen menjadi 51 persen. DPR baru setuju dua minggu kemudian. 4 Oktober 2001 BPPN menunjuk PT Danareksa Sekuritas (Persero) dan Merrill Lynch Pte Ltd sebagai penasihat keuangan dalam proses tender penjualan saham tersebut. Dalam tender itu masuk qualifikasi disetujui ada 18 investor strategis dari 98 calon investor strategis yang diundang Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Proses Tender lanjut pada 16 November 2001. 26 November 2001 BPPN memperpendek daftar calon investor menjadi hanya sembilan lembaga. Salah satunya konsorsium Farindo Investments Ltd dan Farallon Capital Management LLC, mewakili keluarga Hartono ( Djarum). Proses tender itu memang rumit dan adu strategi. Mengapa ? BCA adalah bank sehat. Tidak ada NPL. Disisi piutang pada neraca ada obligasi rekap. Itu fixed income bagi BCA. Sementara prrose divestasi tidak lewat bursa, tentu tidak transfaran. Artinya memungkinkan ada exit strategi bagi pemerintah sebagai pemegang saham dan juga penjamin obligasi rekap BCA untuk melepas resiko Obligasi rekap itu kepada pembeli. Siapa yang bisa penuhi syarat itu, ya silahkan ambil BCA sesuai harga disepakati. Dari 9 calon investor tersisa hanya 2 yaitu Stanchart dan satu lagi konsorsium Farindo Investments Ltd dan Farallon Capital Management LLC Belakangan pemerintah coret Stanchart karena mensyaratkan management fee 22%. Pada Januari 2001. Pemenang tender adalah konsorsium Farindo Investments Ltd dan Farallon Capital Management LLC. Menurut Laksamana ( meneg BUMN) dari penjualan 51% saham BCA pemerintah mendapatkan sekitar Rp.5,3 triliun. Farallon menyutujui harga BCA sebesar Rp. 1175 per saham. Ini sedikit lebih rendah dari harga yang ditawarkan Stanchart Rp. 1.800. Tapi prosesnya, dijual langsung 30 persen dan 21 persennya dijual exercise right. Waktu itu pemerintah meliat situasi. Kalau saham terus naik ya tahan. Eh di era SBY saham BCA milik pemerintah dicicil dilepas dan 30 September 2007, pemerintah sudah tidak lagi memiliki saham BCA. Sudah dikuasai 98% oleh Farallon Capital. 2008 Kejaksaan Agung menghentikan penyelidikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Salim group. Tahun 2009 Farindo Investment menjual 3,99% saham BCA senilai Rp 3,38 triliun. Gede ya cuannya.. Kemudian terus dijual ke publik sampai 46,72%. Hitung aja berapa banyak cuannya. Sehingga menyisakan 51,15 persen saham BCA dipegang oleh konsorsium Farindo Investments Ltd dan Farallon Capital Management LLC, di bawah Grup Djarum. Sisanya, sebanyak 1,76 persen dimiliki Anthony Salim. Sekarang salam BCA Rp 30.000. Menempatkan keluarga Hartono terkaya nomor 1 di Indonesia. Padahal dulu tahun 2002 saham BCA belinya Rp 1.175. Ekspansi Antony PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) adalah produsen utama Alkylbenzene (AB), yaitu salah satu bahan baku utama deterjen. UNIC memproduksi dua jenis AB, yaitu Linear Alkylbenzene (LAB) dan Branched Alkylbenzene (BAB), dengan produk sampingan Heavy Alkylate (HA) dan Light Alkylate (LA). UNIC memiliki tiga unit pabrik AB yang semuanya berada dalam satu lokasi, dengan total kapasitas produksi sebesar 270.000 MT per tahun. Pendirinya adalah Harjo Sutanto dijuluki sebagai Crazy Rich paling sepuh di Indonesia. Dalam daftar Forbes 2019, Harjo Sutanto berada di peringkat ke-39 dengan kekayaan sebesar US$810 juta. UNIC adalah produsen tunggal AB di Indonesia. Jadi hampir semua industri deterjen tergantung dengan dia. Cuannya gede banget. Disamping itu Wing Grup juga masuk ke bisnis pangan dan minuman, seperti Mie Sedaap Cup, Top White Coffee, Teh Javana , Power F, Bakmi Ayam Siap Saji, Kecap Sedaap dll. Wing juga menguasai distribusi produk dalam dan luar negeri. Singkatnya sejak Wings memproduksi Mie Sedap tahun 2003 memang Wing jadi saingan berat indofood yang dikomandani Antony Salim. Antoni puluhan tahun berbisnis di luar negeri paham bagaimana menguasai pesaing. Yaitu lewat akuisisi. Melalui anak perusahaanya PT Salim Chemicals Corpora, Group salim menguasai saham UNIC sebesar 10,34 persen. Sedikit dibawah saham Wings group. 40 % lebih saham dikuasai publik. Belakangan oktober 2020 melalui PT Lautan Luas, connection strtegis Grup salim tingkatkan kepemilikan saham di UNIC jadi 4,9%. Jabatan Preskom ditunjuk Erwin Sudjono, yang tak lain adalah menantu dari Sarwo Edhi Wibowo atau kakak ipar dari Ani Yudhoyono. Sementara PT Indofood menguasai 90% pangsa pasar Mie. Namun tahun 2005 kena hukum KPPU soal persaingan tidak sehat. Sehingga pangsa pasar turun jadi 78%. Sisanya dikuasai wingsfood dan lainnya. Jadi bagaimana Salim bisa comeback cepat dan mengontrol pesaingnya dan pada waktu bersamaan dia tidak terlibat secara legal membeli perusahaannya yang sudah diserahkan ke BPPN. Pembelian saham kembali dan akhirnya menjadi miliknya dilakukan melalui proxy internationalnya. Melalui Salim Chemical Corpora dan Megah Era Raharja dia jadi pengendali Group UNIC dan Group DNet ( Indoritel Makmur ). Melalui First Pacific (HK), dia jadi pengendali Nusantara Infrastruktur Group dan Indofood Group. Melalui Indolife, dia kuasai saham Group Bank Ina dan Group Bank Mega ( Mega Corpora). Melalui Gallant Venture dia kuasai saham Group Indomobil. Masing masing group tentu punya puluhan barisan anak perusahaan. Jadi kalau ditotal ada mungkin ratusan anak perusahaan. Ambisi Salim yang belum terwujud adalah comeback ke BCA dan Indocement. Kalau liat data tahun lalu namanya tidak lagi ada dalam daftar pemegang saham BCA. Pada per kuartal II atau akhir Juni 2020, nama Anthoni Salim sudah tidak ada lagi sebagai pemilik saham BBCA. Ini bukan berarti Salim keluar. Bukan tidak mungkin cara dia untuk kembali kuasai mayoritas saham BCA melalui Indolife. Juga ambisi dia kembali kuasai saham Indocement (Kini sahamnya hanya 3 % saja). **** Dalam satu kesempatan saya diskusi dengan taman. “ Pertanyaan sederhana adalah bagaimana Salim group bisa mendampatkan sumber dana untuk melakukan pengembangan usaha yang begitu cepat. Padahal tahun 1998 dia sudah praktis bangkrut atas kasus BLBI” Kata teman. “ Mengapa kamu tanyakan itu.? Apakah kamu mencurigainya? Tahun 2008 Kejaksaan Agung menghentikan penyelidikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang telah diselidiki selama tujuh bulan. Kasus tersebut adalah terkait penyerahan aset oleh pemegang saham di Bank Central Asia (BCA). Soedono Salim atau Liem Sie Liong dan anaknya yakni Anthony Salim,telah menyerahkan 108 aset perusahaan miliknya kepada BPPN. Hutang BCA sebesar Rp 52,7 triliun, kemudian dinyatakan lunas.” “ Tapi Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),aset yang diserahkan oleh Salim Group tersebut nilainya hanya Rp 19 triliun dari total utang BLBI sebesar Rp. 52,7 Triliun.” Kata taman cepat dan tersenyum penuh arti. “ Ya. Tapi Kejaksaan tetap tidak menemukan unsur korupsinya. Dalam MSAA, diatur kalau terjadi kerugian maupun keuntungan dari penjualan aset, adalah resiko yang harus ditanggung pemerintah “ “ Dari segi pidana memang sudah selesai. Tetapi perdata kan bisa saja dibuka lagi kasusnya. MSAA itu kalau dianggap merugikan negara, dan terbukti memang ada kejanggalan, menteri keuangan bisa saja gugat lagi. Anehnya menteri keuangan ketika itu, ibu SMI tidak melakukan gugatan perdata.” “ Gimana mau gugat? Dia sendiri terpaksa mengundurkan diri jadi menteri keuangan karana kasus century. Akhirnya pindah ke World bank sebagai Managing Director” kata saya. Teman itu tetap meliat kasus BLBI Salim penuh kejanggalan. Contoh kasus divestasi saham BCA. Ada keterlibatan eks pegawai BPPN dalam proses tender yaitu TL. TL mendirikan Farindo Investment -- perusahaan joint venture dengan Farallon Capital asal Amerika dengan grup Djarum-- yang bergerak di bidang private equity. Melalui Farindo, TL berhasil mengambil alih 51 persen saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dari BPPN melalui proses strategic private placement pada 2002 dengan harga Rp1.775 per saham atau senilai total Rp5,3 triliun seperti dikutip dari laporan pemegang saham BCA. Awalnya Farallon menguasai 90,64 persen saham Farindo, sedangkan grup Djarum hanya 9,36 persen. Tetapi setelah 2006, atau setelah kejaksaan Agung menyatakan kasus BLBI group Salim clean. Djarum menguasai 92,18 persen saham Farindo. Praktis kepemilikan BCA mayoritas jatuh ke tangan grup Djarum. Pertanyaan sederhana darimana Farindo dapatkan uang ? Apakah dari Farallon Capital asal Amerika? Data dari Securities & Exchange Commission, Farallon Capital merupakan perusahan go-public dengan nomor 0000909661. Namun di dalam situs SEC dan di 20-F FCM bagian daftar subsidiaries tidak terdapat nama Farindo Investment maupun BCA sebagai anak perusahaan. Farindo investment adalah Special Vehicle Company alias perusahaan cangkang. Pemiliknya sebenarnya anonymous. Tapi kok boleh ikut lelang beli bank ? Kemudian ada lagi pertanyaan. Lanjutnya. Bagaimana pajak Penjualan saham Farallon sebesar 90,64 saham BCA kepada Djarum sehingga Djarum menguasai 99,36 % saham BCA? Ya tidak ada. Farallon Capital management itu hanya perusahaan imaginer aja. Sebenarnya hanya ada Farindo Investment. Artinya penjualan saham itu hanya transksi internal di Farindo investment atau di SPV saja. “ “ Apa iya ? Kata saya mengerutkan kening. “ Loh kalau memang transaksi itu clean. Kalau memang benar ada terjadi, ngapain Grup Djarum mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty) dan membawa masuk aset dan dananya ke dalam negeri. Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengungkapkan, transaksi itu merupakan bagian dari repatriasi dana hasil program pengampunan pajak. Bentuknya adalah pemindahan sebagian saham BCA yang dimiliki investor melalui perusahaan asing ke perusahaannya di Indonesia. Dan itu TA itu dilakukan saat TL jadi Menteri” Kata teman. Saya terdiam. Kemudian saya tanya “ siapa sebenarnya dibalik Farindo investment? “ Ah kamu lebih paham lah. Apa motif orang melakukan akuisisi melalui SPV. Apalagi dalam program divestasi BCA itu ada kewajiban pemenang tender mengurangi kewajiban pemerintah terhadap obligasi rekap. Jelas ada confidential deal dalam Farindo investment. Jadi kalau boleh disimpulkan. Farindo itu adalah wadah atau konsep konspirasi antar pihak yang disebut dengan ghost. Nama yang muncul dipermukaan itu hanya proxy saja.” Kata teman tersenyum. Saya terdiam… " Coba kita hitung kerugian negara biar kamu bisa nilai sendiri" Lanjut teman " Total BLBI sebesar Rp 144,5 triliun. Obligasi rekapitalisasi perbankan sebesar Rp 430 triliun ke bank-bank. Total menjadi beban negara untuk menyehatkan perbankan adalah sekitar Rp 600 triliun. Beban pemerintah dalam membayar bunga obligasi rekapitulasi dari BLBI baru berakhir tahun 2030. Hingga akhir tahun 2012, pemerintah sudah mengeluarkan dana sekitar Rp 70-80 triliun per tahun hanya untuk membayar bunga obligasi rekap tersebut. Sementra Asset yang dulu disita sebagian sudah diambil alih lagi oleh obligor lewat lelang. Sampai sekarang moratorium obligasi rekap itu belum juga tuntas. Hanya sekedar wacana. Sementara sampai sekarang menurut Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan mencatat masih ada tagihan di atas Rp 100 triliun piutang BLBI. Catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). piutang BLBI sebesar Rp 91,7 triliun, dengan perincian aset kredit eks BPPN Rp 72,6 triliun, aset kredit eks kelolaan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Rp 8,9 triliun dan piutang eks Bank Dalam Likuidasi Rp 10,07 triliun. Kita ingin melupakan masalalu. Tetapi mohon agar semua diselesaikan dengan adil, Kalau janji ya bayar. Syarat dalam komitmen ya penuhi. Harus transparance. Agar tidak ada dusta diantara kita. Itu semua bukan soal negara tetapi soal rakyat. Ingat loh, rasio GINI 40,1 % itu artinya 1% orang menguasai 40,1 % pendapatan nasional. Kalau komunitas 1% dapatkan kekayaan dengan cara benar, Oklah.Tetapi ini kan...entahlah.. Saya yakin kakek nenek kita dulu berjuang untuk kemerdekaan engga begini tujuannya.." katanya geleng geleng kepala.

Pengertian BLBI

by Erizeli Beli Bandaro “ Uda, Yuni baca blog soal BLBI. Sebetulnya skema BLBI itu gimana ? Tanya Yuni via chatt “ mau tahu penjelasannya? “ Ya lah. Biar pinteran sedikit “ “ Misal kamu punya bank. Modal kamu di bank itu 10% dari total asset yang ada. Sisanya adalah uang nasabah dan deposan. Karena uang nasabah itu berbunga ya kamu harus salurkan uang deposan itu dalam bentuk kredit atau pinjaman. Selisih bunga deposan dengan bunga kredit, itulah laba kamu. Selagi deposan terus bertambah kamu tidak ada masalah. Kalau ada nasabah yang mau tarik uangnya. Kamu bisa bayar dari uang nasabah lain. Jadi secara sistem putaran bisnis bank itu karena adanya uang masuk dan uang keluar. Sampai disini paham ya.” “ Paham. Lanjut ..” “ Nah apa yang terjadi kalau semua nasabah bareng tarik uangnya ? Sementara uang nasabah sudah disalurkan ke kredit pinjaman? “ Ya kolap bank itu. Pasti engga bisa bayar. Orang modalnya cuman 10%. Uang nasabah semua disalurkan ke proyek debitur” “ Nah, Kalau sampai bank engga bisa bayar, kepercayaan nasabah kepada bank akan hancur. Kalau hancur maka timbul dampak sistemik. Orang juga engga percaya kepada pemerintah. Mata uang akan jatuh. Panjang dech ceritanya. Agar tidak berdampak sistematik, maka pemerintah melalui BI memberikan kredit likuiditas atau KLBI. Tujuannya agar bank bisa terus jalan. Kalau KLBI tidak juga bisa mengatasi maka BI mengeluarkan bantuan likuiditas. Dengan syarat bank harus menyerahkan kredit dan collateral kepada BI sebagai jaminan. “ “ Oh jadi KLBI dan kemudian BLBI itu diberikan BI karena bank engga bisa Bayar uang deposan akibat semua uang sudah disalurkan ke kredit. Kok BI mau aja? “ Ya itu engga salah. Memang secara sistem fungsi bank sebagai intermediasi antara deposan dan debitur. “ “ Ok lanjut .” “ Kalau akhirnya setelah diberi BLBI tidak juga sehat bank itu maka bank itu ditutup atau disehatkan. Ya BI serahkan semua bank yang dapat BLBI itu kepada pemerintah. Kemudian pemerintah serahkan ke BPPN sebagai lembaga yang bertugas menyehatkan bank. Setelah masuk BPPN, ternyata sebagian besar kredit disalurkan kepada kamu untuk membiayai group kamu saja. Apa iya jumlah kredit itu semua dipakai untuk proyek? Kan bisa aja kamu atur biar keliatan benar.” “ Wah jahat juga mereka. Apa BI engga awasi mereka ? “ Zaman pak Harto kan kita engga ada OJK. Jadi semua tergantung BI dan BI apa kata Soeharto. Lah Soeharto apa kata temannya yang juga pengusaha pemilik bank. Paham. “ “ Paham. Lanjut ..” “ Oleh BPPN, Kamu sebagai pemegang saham bank harus bayar atas kredit yang disalurkan ke grup kamu sendiri. Kalau engga maka collateral atau perusahaan kamu yang ada disita. Ya kamu harus setuju. Kalau engga, masuk penjara. Karena itu jelas pidana. Menyalahi aturan perbankan tentang Legal Lending limit. Jalan keluarnya adalah kamu teken MSAA. Artinya kamu serahkan semua asset atau perusahaan kamu termasuk bank yang kamu punya. Sehingga kamu dinyatakan lunas. Bebas. “ “ Terus ..” “ oleh Pemeintahah collateral itu dilelang dan bank itu disehatkan. “ Gimana cara menyehatkan? “ Sederhana saja. Semua kredit macet di bank ditukar dengan obligasi rekap. Sementara kredit macet itu dijual assetnya. Jadi bank kembali sehat. Setelah sehat dikembalikan ke BI. “ “ terus .. semakin menarik nih “ “ hebatnya, waktu lelang aset yang beli ya kamu juga tapi menggunakan proxy. Jadi secara hukum kamu tidak salah. “ Kenapa saya mau beli lagi aset itu ? “ Ya namanya lelang kan harga bisa diatur. Yang terjadi harga lelang rata-rata 30 % dari nilai buku, bahkan ada yang cuman 19%. “ loh Itu sama saja diskon hutang dong. Enak banget. Sama saja engga bayar utang” “ Bukan itu saja. Bank yang sudah sehat kamu beli lagi. Caranya sama. Melalui proxy lagi. Enaknya lagi, bank yang sehat itu ada aset berupa obligasi rekap. Setiap tahun ada pendapatan tetap berupa bunga 13% setahun. Artinya tanpa kerja pun udah dapat Cuan 13% setahun. Dan itu yang bayar pemerintah. Paham ? “ Paham banget. Utang lunas dan bisa beli lagi aset perusahaan sendiri yang sudah diserahkan ke BPPN, lewat lelang dengan harga 30%. Terus beli lagi bank yang sudah sehat. Bank itu dapat bunga tetap dari obligasi rekap sebesar 13% setahun. Dari mana uang beli lagi aset itu dan bank sehat ? “ Ya kamu kan sudah kaya raya selama 30 tahun di era Soeharto. Pastilah tidak semua uang kamu tempatkan di Indonesia. Sebagian besar uang kamu tempatkan di luar negeri. Nah Uang itulah yang kamu gunakan bayar lelang dan bayar divestasi bank sehat” “ Jadi sebetulnya mereka itu bisa lunasi BLBI karana ada uang di luar negeri. Tetapi mereka sengaja nyerah biar bisa beli lagi dengan harga murah dan bank kembali sehat plus dapat fixed income. Jahat banget ya” “ Soal jahat itu soal lain. Semua itu bisnis. Ya memang begitu. Sembah penguasa agar mudah dibegoin. “ “ Gimana cara mereka tempatkan uang diluar negeri ? Dari mana uang itu? “ panjang ceritanya kalau saya jelaskan. Cukup itu saja. Udah malam. Tidur kamu”

Kamis, 01 Desember 2022

Analisa saham BukaLapak.

by Erizeli Jeli Bandaro Sebelum buka lapak IPO, mereka sudah lebih dulu menjajaki merger dengan SPAC ( special purpose acquisition company ) di AS. Dengan demikian mereka bisa melakukan dual listing di bursa Indonesia dan Amerika. Setelah merger, SPAC akan listing di bursa wallstreet. Valuasi diperkirakan USD 4-5 miliar. Engga tanggung tanggung yang back up SPAC ini adalah Microsoft corp. Maklum BukaLapak menggunakan Microsoft Azure sebagai platform cloud. Apa itu SPAC? Adalah perusahaan yang didirikan dengan tujuan aquisisi dan tidak operasional. Sifatnya hanya paper company. Itu mengapa hasil IPO harus ditempatkan di rekening trustee sampai ada peruntukannya. Artinya sebelum IPO mereka tidak ada kewajiban menyampaikan apa rencananya secara detail. Jadi kalau boleh dianalogikan SPAC ini semacam cek kosong, yang bisa digunakan untuk apa saja setelah ada uang. Mengapa orang mau beli saham SPAC? Biasanya investor meliat pemegang sahamnya, yang terdiri dari investment banker dan sponsor proyek. Umumnya investor adalah kalangan terbatas yang merupakan institution. Ok kembali kepada BukaLapak. Saham yang dilepas di bursa jakarta sebanyak 25%. Valuasinya masih wajar. Mengapa ? Kalau melihat data total pembelian yang sudah dibayarkan oleh konsumen yang terjadi di platform Bukalapak, maka Total Processing Value (TPV) tahun 2020 mencapai Rp 85,08 triliun. Sementara Enterprise Value (EV) berada di angka Rp 64,4 triliun. Dengan demikian rasio EV/TPV berada di 0,76 kali. Jadi kalau nilai terhadap harga buku ( price book value ) 3,6 kali. Itu termasuk murah bila dibandingkan ecomerce lainnya. Yang jadi masalah adalah BukaLapak hanya mengandalkan platform digital tanpa ada dukungan business retail offline sepeti alibaba atau Gojek atau Grab. Jadi rentan terhadap kompetisi. Apalagi 65 % dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja. Cenderung beresiko. Lantas mengapa selama dua hari setelah listing harga terus naik! Kemudian terjun.? Penyebabnya sederhana saja. Investor lama masuk sebelum IPO. Dalam prospektus memang terdapat 10% saham yang tidak lock up. Mereka melepas sahamnya ketika harga naik. Tujuannya profit taking. Kapan lagi nikmati Cuan kenaikan harga ( dari Rp 850 ke Rp 1000 up) Memang ada aturan lock up dari OJK agar investor lama tidak boleh menjual sahamnya dalam kurun waktu 8 bulan. Tapi itu bisa diakali dengan cara investor menggunakan broker melakukan pembelian saham dari lead underwriter dan kemudian memindahkanya lewat backdoor. Nah disaat broker besar semacam citicorp (CG ) melakukan aksi jual, hukum pasar terjadi. Harga turun. Yang korban ya investor retail terpaksa ARB. Disamping itu rencana dual listing lewat aksi merger dengan SPAC masih tanda tanya. Rencana dongkrak value USD 4-5 miliar belum pasti. Tapi kalau benar terjadi, harga saham kemungkina akan naik lagi. Dan itu pemicunya investor asing.

Kolonialisasi era IT

by Erizeli Jeli Bandaro Tahun 2017 staf SDM kantor saya di China memperlihatkan aplikasi algoritma profil seseorang berdasarkan akun sosial media. Dari aplikasi itu hanya dalam hitungan 1 menit bisa diketahui attitude seseorang seperti malas, passion, cerdas, penyendiri, intropet, hipokrit, kreatif dll. Masing masing ada score nya. Tingkat error 1%. Bahkan setelah itu, ada aplikasi menganalisa kinerja perusahaan. Darimana datanya? Dari data online tingkat penggunaan listrik ruang kantor dan pabrik. Penggunaan air di pabrik juga dapat dianalisa. Jadi tidak ada yang tertutup. Semua serba terbuka. Bahkan di china pada waktu terjadi lockdown di Wuhan, pemerintah china menggunakan sosial media untuk mengetahui pergerakan mereka, sikap psikis mereka. Dari analisis algoritma itu, pemerintah mengendalikan emosi mereka lewat konten sosial media dengan menggunakan jutaan akun palsu. Sehingga masyarakat Wuhan punya penilaian positif terhadap pemerintah dan mereka bersatu untuk semangat “ Wuhan pasti menang “ Donald Trump pada Pemilihan Presiden 2016 lalu menggunakan algoritma komputer untuk mempengaruhi pemilih akunsosial, itu dikenal dengan istilah Cambridge Analytica. Konsultan analisa, Strategic Communication Laboratories (SCL) dibayar untuk melakukan itu. Sehingga team kampanye Trumps bisa "menemukan pemilih dan mengarahkan mereka untuk beraksi".Itulah kehebatan kampanye berbasis data dan diperkuat sebuah tim yang terdiri dari para ilmuwan data dan psikolog prilaku. Trumps yang bukan politisi bisa menang. Padahal Trumps 8 kali bangkrut berlindung dibalik UU pailit. Namun bagi AS ulah Trumps itu dianggap pelanggaran etika, termasuk facebook dan YouTube yang ikut membocorkan data pemilik akun. Itu menjadi skandal yang memalukan bagi facebook. Tapi tidak bisa menganulir Trump sebagai presiden. Bahkan chaos paska Pilpres Trumps kemarin dikendalikan oleh algoritma komputer. Mendorong orang melakukan aksi demo anarkis. Selama pandemi covid 19, ada 16 miliar konten tentang covid. Yang sehingga mampu membentuk persepsi penduduk planet bumi kepada satu arah saja, mampu mengalahkan persepsi tentang Tuhan yang sudah terbentuk ratusan abad. Mampu mengubah persepsi nasionalisme yang diperjuangkan dengan darah. Semua pemilik sosial media seperti facebook, YouTube, tweeter, instagram dan lain lain dan penyedia platform makelar place pasti terhubung dengan satu group hedge Fund player, yang salah satu bagian dari kekuatan elite financial global. Itu sebabnya china melarang keberadaan akun sosial media itu. China punya sendiri akun sosial media dan hanya pemerintah yang bisa mengakses dan mengendalikannya. Mengapa ? Teman saya di china berkata “ Di era digital, sistem pertahanan nasional tidak bisa dilepaskan dari kekuatan sistem IT”. Saya ingat platform Covid Indonesia menggunakan Google platform cloud. Tentu pemilik platform memiliki akses penuh terhadap data orang Indonesia. Apapun bisa mereka gunakan untuk kepentingan strategis maupun politik. Secara IT kita memang tidak lagi berdaulat. Maka dalam aspek apapun kita tergantung asing. Entah bagaimana cara berpikir elite politik terhadap amanah kemerdekaan Indonesia. ?

Geostrategis China di Afganistan

by Erizeli Jeli Bandaro Pengantar Afganistan itu adalah negara yang exist karena dihuni oleh kumpulan para pendatang. Boleh dikatakan tidak ada penduduk asli. Mengapa ? Wilayah Afganistan itu merupakan jalur sutera ( jalur perdagangan kuno) lewat darat. Perhatikan peta geograpisnya. Wilayahnya berada diantara Asia selatan dan Asia tengah. Di sebelah selatan Ia berbatasan dengan Pakistan. Di timur berbatasan dengan Iran, di sebelah barat berbatasan dengan Turkmenistan, Uzbekistan. Sebelah utara berbatasan dengan Tajikistan. Dan di timur laut berbatas dengan China. Karena posisi lokasinya seperti itu sangat strategis sebagai jalur perdagangan Asia Eropa, maka Afganistan jadi rebutan bangsa yang ada di Eropa maupun Asia, yang diantaranya adalah bangsa Arya,Media, Persia, Yunani, Maurya, Kusnan, Sasania, Arab dan Turki. Penguasaan itu silih berganti. Itu terjadi karena visi kerjaan besar di dunia selalu kuasai wilayah strategis jalur perdagangan. Bisa baca kisah Alexander Agung dan Mongolia merebut Afganistan. Makanya orang Afganistan adalah etnis yang pernah menguasai Afganistan. Kumpulan bonek. Mereka sulit dipersatukan. Sejak 1900, sampai tahun kini semua penguasa dijatuhkan dengan cara kudeta. Yang paling tragis tahun 1976. Partai Rakyat Demokratik komunis Afghanistan melancarkan kudeta yang dikenal sebagai Revolusi Saur Besar, dan mengambil alih pemerintah. Penguasa Mohammed Daoud berserta keluarga dibunuh semua. Selanjut penguasa baru mendapatkan tekanan dari kelompok Mujahidin. Disaat mulai terjepit, Unisoviet terpaksa menyerbu Afganistan. Bukan sekedar melindungi rezim tapi juga melindungi wilayahnya yang ada di Asia tengah. AS terpaksa masuk arena di Afganistan lewat dukungan kepada kelompok mujahidin. Cerita berulang. Akhirnya Unisoviet terpaksa hengkang dari Afganistan setelah 10 tahun di Afganistan. Namun soviet menempatkan Dr Najubullah sebagai penguasa boneka. Selama kekosongan pasukan Soviet, pemerintahan Najubullah diserang oleh kelompok mujahid. Tahun 1992, Najubullah jatuh. Itu berkat dukungan AS kepada kelompok mujahidin. Namun setelah kemenangan dicapai, terjadi pertikaian antara faksi yang ada didalam mujahidin. Perang selama 1 tahun menewaskan 10.000 orang. Dari kancah perang sesama muslim itu, lahirlah Taliban, yang merupakan pasukan para santri. Taliban sempat berkuasa namun tahun 2001, digulingkan oleh pasukan yang dipimpin Amerika Serikat (AS). AS menempatkan presiden bonekanya. Tahun 2019 di Dubai terjadi pertemuan antar TNC Eropa, AS, Rusia , China, Jepang yang punya kontrak block migas di Asia Tengah. Konsorsium jalur pipa minyak dan gas yang melintasi Afganistan akan diperpanjang menuju pelabuhan laut Pakistan. Sebagai catatan, sebelum 2009, rute bagi para eksportir gas di Asia Tengah harus melalui Rusia. Namun, dengan 7.000 km pipa gas baru ke China, China memiliki pengaruh kuat pada tren Kaspia pada produksi gas dan perdagangan, baik sebagai sumber investasi maupun sebagai pasar ekspor utama. Dengan demikian pasokan minyak dan gas ke AS dan china. Tentu akan mengurangi kebutuhan china dan AS untuk mengimpor minyak dari Timur Tengah dengan tanker melalui jalur rawan, seperti Selat Hormuz, Terusan Suez, dan Selat Malaka. Selanjutnya Afganistan akan berada di bawah kartel TNC. Dan Taliban dipilih sebagai penguasa dan sekaligus penyeimbang politik di Afganistan. *** Lobi kepentingan China China punya proyek kerjasama ekonomi dengan Pakistan ( CPEC). Ini proyek ambisi china dalam rangka OBOR. Dana digelontorkan China sebesar USD 46 miliar atau kurang lebih Rp 600 triliun. Ini sudah berlangsung sejak 2013. Apa alasan Geostrategis dan geopolitik china terhadap Pakistan ? Ya secara geograpis, Pakistan sebagai akses pelabuhan ke Afrika dan timur tengah. China perlu Pakistan untuk logistik Asia Tengah yang kaya akan minyak. Kalau anda lihat peta dunia ada yang disebut dengan " Koridor Wakhan" yang memiliki panjang 217 mil tetapi lebarnya kurang dari 9 mil, berakhir di perbatasan pendek Afghanistan dengan China yang hanya selebar 47 mil. Itu dibuat oleh negosiasi Rusia-Inggris pada tahun 1895, menghasilkan komisi yang menetapkan lembah sebagai zona penyangga antara dua wilayah kekaisaran — yang secara nominal dikelola oleh emir di Kabul. Di sebelah utara Koridor terletak wilayah Tajikistan di Gorno-Badakhshan, tempat terjadinya perang saudara kecil namun sengit pada 1990-an. Di selatannya terletak Kashmir yang lebih besar, yang disengketakan antara India, Pakistan, dan Cina. Di ujung paling timur Koridor, sementara itu, di seberang celah Wakhjir yang bersalju, adalah Xinjiang. Jadi akses logistik Pakistan sebagai Hub oil and gas Asia tengah terhalang oleh Afghanistan. Maklum china menggunakan pipa mengangkut migas dari Asia tengah ke pelabuhan di Pakistan. Sementara pemerintah Afganistan pro kepada India. Kita tahu, China dan India punya komplik perbatasan sepanjang 3.440 Km di Himalaya. Mendekati Taliban untuk menjatuhkan rezim di afganistan juga serba salah. Karena Taliban mendukung “ Gerakan Islam Turkestan Timur,” sebuah kelompok separatis Muslim yang didirikan oleh militan Uighur. Juga adalah bagian dari kekuatan Taliban di Afganistan. Bagaimanapun China harus putar otak menjebol hambatan geostrategis ini. Kan engga mungkin investasi miliaran dolar di Pakistan useless begitu saja karena terhalang oleh Afganistan. Kebetulan kebijakan geopolitik AS berubah terhadap Afganistan. AS akan focus ke Asia tengah daripada buang ongkos di Afganistan melindungi serangan Taliban. Tentu perubahan kebijakan ini karena keterlibatan TNC migas AS yang menilai keterlibatan China di Afganistan lebih baik untuk membuka akses logistik Asia tengah. China akanbersedia membuka diri untuk Kerjasama kepada semua pihak China manfaatkan momentum perubahan Geostrategis AS itu dengan baik. Lobi memanfaatkan pihak Taliban yang moderat yaitu Sher Mohammad Abbas Stanekzai, yang saat itu merupakan perwakilan senior Taliban di Qatar. Pada 2015, China menjadi tuan rumah pembicaraan rahasia antara perwakilan Taliban dan pemerintah Afghanistan di Urumqi, ibu kota Daerah Otonomi Uighur Xinjiang. Tujuan pertemuan ini adalah agar terjadi konsesus politik antara Taliban dan rezim yang berkuasa di Afganistan paska hengkangnya AS dari Afganistan. China menawarkan insentif ekonomi kepada mereka. Sejak itu pertemuan dan lobi China kepada kedua belah pihak semakin intens. Apalagi AS juga terlibat dalam upaya rekonsiliasi antara Taliban dan rezim Afganistan. Tahun 2019, Taliban dilibatkan dalam pertemuan perundingan damai di Afganistan. China bagaimanapun tidak percaya 100% kepada Taliban. Untuk itu China akan berusaha menciptakan keseimbangan politik di Afganistan. Taliban harus dilibatkan dalam pemerintahan tapi tidak bisa berkuasa penuh. Kegagalan AS dan Rusia di Afganistan jadi pelajaran bagi china. Pada 15 Agustus 2021 pasukan Taliban memasuki ibu kota Kabul. Sementara itu, Presiden Ashraf Ghani yang didukung Barat melarikan diri dari Kabul. Taliban setuju untuk masuk dalam proses perundingan sesuai konsesus pada Mei 2021 dengan pra syarat jaminan kontra-terorisme dari Taliban, termasuk merundingkan gencatan senjata permanen dan formula pembagian kekuasaan dengan pemerintah Afganistan. *** Kolaborasi bersama Iran dan Rusia Pengerjaan proyek pipa gas tahap pertama dari lapangan gas Iran Pars dimana di explorasi oleh china, ke perbatasan Pakistan sepanjang 900 Km sudah selesai. Selanjut masuk tahap kedua, yaitu dari perbatasan ( Pakistan Barat) ke lokasi pembangkit listrik di Pakistan selatan belum dikerjakan. Karena Iran ekonominya sedang di embargo. Sementara Pakistan tidak punya uang menbangun pipa gas sepanjang 700 Km. Padahal proyek itu sangat fital bagi Pakistan untuk fuel 4500 MW pembangkit listrik. Selain itu, jalur pipa Iran-Pakistan mengalihkan gas Iran ke Asia Timur, bukan ke Eropa, sehingca menjaga pasar gas Rusia di Eropa. Tak heran, raksasa migas Rusia, Gazprom terlibat dalam proyek gas Iran-Pakistan. Selama ini Rusia membeli 70% gas Turkmenistan dengan harga sangat murah untuk kemudian dijual kembali ke Ukraina, Kaukasus, dan Eropa dengan harga mahal. Kemudian Pakistan berunding dengan China Petroleum Pipeline Bureau, anak usaha raksasa energi Cina, China National Petroleum Corporation, untuk membangun proyek sebesar USD 1,8 miliar. IBIC China dan Bank Habib Pakistan terlibat sebagai lender. Tahun 2018, konsorsium Turkmenistan, Afghanistan, Pakistan dan India (TAPI) sepakat membangun proyek pipa gas. sepanjang 1.814 kilometer yang membentang dari Turkmenistan dan menyalurkan gas ke Afghanistan, Pakistan dan India. Walau proyek ini diresmikan oleh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di provinsi Herat. Namun Qari Mohammad Yusuf Ahmadi, yang juru bicara Taliban, mengklaim bertanggung jawab atas proyek itu. Akan menjamin kelancaran dan keamanannya. Mengapa ? Karena proyek ini adalah Visi Taliban yang punya koneksi ke china dan Pakistan. Afganistan tidak punya SDA seperti negera Asia tengah yang kaya akan migas dan mineral penting. Namun wilayah Afganistan sebagai jalur pipa migas sangat strategis. Ini tidak seperti jalur laut yang harus paruh kepada unclos. Jalur darat adalah hak teritorial negara yang tidak bisa digugat. “ masalahnya capek Deal dengan pejabat Afganistan yang boneka AS. Mereka memang mudah memberikan izin tapi realisasinya tidak mudah. Pejabatnya minta uang, fee, dan kalau dikasih, tetap aja dipermasalahkan. Jadi kita seperti masuk rimba belantara. Ya rezim nya memang korup dan selalu meniupkan propaganda anti Taliban, sementara janji memakmurkan rakyat tidak omong kosong. Mereka makan uang bantuan dari AS dan investor yang datang dipalaki Taliban yang sekarang beda dengan Taliban yang pernah berkuasa di jatuhkan AS tahun 2001. Dulu Taliban faksi dari Mujahidin yang sebagian besar orang asing termasuk Al qaeda. Taliban sekarang dari unsur lokal nasionalis. Islam mereka islam moderat. Yang mendukung Taliban bukan hanya china. Tetapi juga Jepang, Rusia, Iran dan seluruh negara Asia tengah, tentu termasuk Pakistan. Mereka semua tidak terlibat mengirim pasukan menjatuhkan rezim Ghani. Juga tidak membantu senjata ke Taliban. Beda dengan AS dan Unisoviet. “ kata James tadi pagi waktu Chatin.

Taliban dan kartel bisnis.

by Erizeli Jeli Bandaro Afganistan itu adalah negara yang exist karena dihuni oleh kumpulan para pendatang. Boleh dikatakan tidak ada penduduk asli. Mengapa ? Wilayah Afganistan itu merupakan jalur sutera ( jalur perdagangan kuno) lewat darat. Perhatikan peta geograpisnya. Wilayahnya berada diantara Asia selatan dan Asia tengah. Di sebelah selatan Ia berbatasan dengan Pakistan. Di timur berbatasan dengan Iran, di sebelah barat berbatasan dengan Turkmenistan, Uzbekistan. Sebelah utara berbatasan dengan Tajikistan. Dan di timur laut berbatas dengan China. Karena posisi lokasinya seperti itu sangat strategis sebagai jalur perdagangan Asia Eropa, maka Afganistan jadi rebutan bangsa yang ada di Eropa maupun Asia, yang diantaranya adalah bangsa Arya,Media, Persia, Yunani, Maurya, Kusnan, Sasania, Arab dan Turki. Penguasaan itu silih berganti. Itu terjadi karena visi kerjaan besar di dunia selalu kuasai wilayah strategis jalur perdagangan. Bisa baca kisah Alexander Agung dan Mongolia merebut Afganistan. Makanya orang Afganistan adalah etnis yang pernah menguasai Afganistan. Kumpulan bonek. Mereka sulit dipersatukan. Sejak 1900, sampai tahun kini semua penguasa dijatuhkan dengan cara kudeta. Yang paling tragis tahun 1976. Partai Rakyat Demokratik komunis Afghanistan melancarkan kudeta yang dikenal sebagai Revolusi Saur Besar, dan mengambil alih pemerintah. Penguasa Mohammed Daoud berserta keluarga dibunuh semua. Selanjut penguasa baru mendapatkan tekanan dari kelompok Mujahidin. Disaat mulai terjepit, Unisoviet terpaksa menyerbu Afganistan. Bukan sekedar melindungi rezim tapi juga melindungi wilayahnya yang ada di Asia tengah. AS terpaksa masuk arena di Afganistan lewat dukungan kepada kelompok mujahidin. Cerita berulang. Akhirnya Unisoviet terpaksa hengkang dari Afganistan setelah 10 tahun di Afganistan. Namun soviet menempatkan Dr Najubullah sebagai penguasa boneka. Selama kekosongan pasukan Soviet, pemerintahan Najubullah diserang oleh kelompok mujahid. Tahun 1992, Najubullah jatuh. Itu berkat dukungan AS kepada kelompok mujahidin. Namun setelah kemenangan dicapai, terjadi pertikaian antara faksi yang ada didalam mujahidin. Perang selama 1 tahun menewaskan 10.000 orang. Dari kancah perang sesama muslim itu, lahirlah Taliban, yang merupakan pasukan para santri. Taliban sempat berkuasa namun tahun 2001, digulingkan oleh pasukan yang dipimpin Amerika Serikat (AS). AS menempatkan presiden bonekanya. Tahun 2019 di Dubai terjadi pertemuan antar TNC Eropa, AS, Rusia , China, Jepang yang punya kontrak block migas di Asia Tengah. Konsorsium jalur pipa minyak dan gas yang melintasi Afganistan akan diperpanjang menuju pelabuhan laut Pakistan. Sebagai catatan, sebelum 2009, rute bagi para eksportir gas di Asia Tengah harus melalui Rusia. Namun, dengan 7.000 km pipa gas baru ke China, China memiliki pengaruh kuat pada tren Kaspia pada produksi gas dan perdagangan, baik sebagai sumber investasi maupun sebagai pasar ekspor utama. Dengan adanya pasokan minyak dan gas dari Asia tengah ke AS dan china. Tentu akan mengurangi kebutuhan china dan AS untuk mengimpor minyak dari Timur Tengah dengan tanker melalui jalur rawan, seperti Selat Hormuz, Terusan Suez, dan Selat Malaka. Selanjutnya Afganistan akan berada di bawah kartel TNC. Dan Taliban dipilih sebagai penguasa dan sekaligus penyeimbang politik di Afganistan. Tentu dengan pra syarat Taliban mampu menjaga kepentingan TNC. Kalau engga, ya disikat lagi.

Kurs Rupiah melemah dan resiko politik

by Erizeli Jeli Bandaro Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengaku tidak khawatir jika kurs rupiah tembus Rp 16.000 per dollar AS. Saat ini, nilai tukar rupiah berada di level Rp 15.700 per dollar AS. Luhut menilai pelemahan rupiah ini terjadi bukan karena kondisi ekonomi Indonesia yang buruk, melainkan karena adanya faktor eksternal yakni kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) yang agresif dilakukan sepanjang 2022. Benarkah ? itu benar , tapi bukan satu satunya penyebab jatuhnya kurs, dan tidak sesederhana itu. Mengapa ? Dampak dari kenaikan suku bunga the fed, Ekonomi AS membaik atau proses recovery efektif. Apalagi ditopang oleh kenaikan harga minyak yang tinggi. Maklum AS kini sebagai net eksporter minyak. Agustus 2022 index REER ( Real Effective Exchange Rate) US Dollar adalah 117. Jadi memang over value. Walau the fed menurunkan suku bunga , index REER tidak akan turun. Dollar tetap akan menguat. Artinya andai the fed menurunkan suku bunga nanti, tidak akan berdampak positif bagi Indonesia selagi faktor fundamental tidak dibenahi. Melemahnya kurs rupiah lebih besar karena faktor kebijakan moneter Indonesia berkaitan dengan RIR (real Interest rate). Tentu juga Bank Indonesia bersikap karena faktor kebijakan fiskal berdampak kepada inflasi. Yang saling terkait. RIR adalah suku bunga yang telah disesuaikan untuk menghilangkan efek inflasi. Setelah disesuaikan, ini mencerminkan biaya dana riil bagi peminjam dan hasil riil bagi pemberi pinjaman atau investor. Atau rumus sederhananya, tingkat bunga nominal dikurangi tingkat inflasi. Perhatikan, BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) Oktober 2022 adalah 5,25%. Kalau dikurangi dengan level inflasi 5,7%. Maka ada spread negatif sebesar 0,46%. Kalau anda punya rupiah dalam jumlah besar, maka anda pasti pindah ke Dollar atau mata uang asing yang punya RIR positif. Kalau engga uang anda dibakar karena waktu. Orang tidak peduli soal neraca pembayaran yang surplus. Ini disikapi secara business as usual. Apalagi banyaknya eksposur utang korporat ( swasta /BUMN) yang bermata uang dollar. Ini akan memicu kebutuhan akan dollar sebagai tindakan hedging terus meningkat. Ya rupiah semakin terpuruk. Mari perhatikan proses volatile rupiah itu. Chat pada level Fibonacci Retracement Rp. 15,450/1 USD, itu gerbang neraka. Seharusnya BI dan pemerintah bersikap jelas. Mengapa ? Kalau tembus level itu maka biaya recovery sangat mahal. Walau indikator stochastic peluang menguat rupiah masih sangat lebar. Tapi kalau itu sudah sampai level Rp. 15.500, kenaikan suku bunga BI tidak sepenuhnya men-support Rupiah. Apalagi diatas itu, engga ketolong dech. Buktinya intervensi BI pada level Rp15.687 per dolar AS pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate engga men-support rupiah. Pengaruh fundamental ekonomi sangat besar terhadap penurun rupiah. S&P Global mencatat, Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur atau indeks manufaktur Indonesia pada Oktober 2022 berada di level 51,8 atau turun dibandingkan September 2022 yang sebesar 53,7. Walau dikisaran masih ekspansif tapi sangat tipis. Itu menuju kontraksi atau dibawah 50%. Tahu artinya? produksi melemah karena daya beli turun. Kalau lihat indikator turunnya sangat tinggi dibandingkan bulan september, maka kemungkinan jatuh di bulan bulan kedepan bukan tidak mungkin. Kecuali ada kebijakan yang men-support. Solusi? Sebenarnya solusi tidak sulit. Asalkan ada kemauan melakukan tranformasi ekonomi secara mendasar. Selama ini kan ekonomi kita masih tidak ada perubahan sejak era Soeharto. Masih berkutat kepada komoditi tradisional berbasis SDA. Sementara industri dan manufaktur tidak berkembang, bahkan terjadi deindustrialisasi. Pasalnya sejak tahun 2015 , pertumbuhan adil industri manufaktur terhadap perekonomian Indonesia terus mengalami penurunan. Tengok saja angka sumbangsih sektor manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)pada periode 2015-2018. Nilainya terus mengalami penurunan. Bahkan pada tahun 2018 hanya mencapai 19,86%. Tak sampai 20%. Padahal pada tahun 2014 masih bisa meningkat dibanding tahun sebelumnya. Saya bisa maklum karena sampai tahun 2020 neraca perdagangan kita selalu defisit. Kita terpaksa mengandalkan SDA untuk bisa amankan kurs rupiah dan devisa. Nah saat sekarang kita surplus. Seharusnya segera lakukan tranformasi ekonomi. Longgarkan kredit dan arahkan BUMN untuk lead mendukung industri tumbuh. Engga usah takut kurs melemah. Karena REER kita 117 (over value). Andaikan kurs jatuh ke level Rp. 17.000, REER drop dibawah 100 juga engga apa apa. Asalkan industri tumbuh. Yang jadi masalah adalah tahun depan pelonggaran kredit perbankan sebagai bagian PEN-C berakhir. Sementara tekanan eksternal sangat besar kepada dunia usaha terutama korporat dan APBN. Beban yang sangat sulit untuk keluar dari debt trap valas, ancaman NPL didepan mata. Memang engga mudah mengelola negara besar seperti Indonesia dengan populasi 270 juta. Engga semudah menggalang massa datang ke GBK. Engga semudah menjawab kritikan lewat media massa. Ayo kerja dan focus kepada hal yang transformatif dan esensial. Udahan omong kosong soal capres. Kalau Rupiah terus terpuruk, inflasi menggila, chaos negeri ini. Kalau Chaos, kita mundur kebelakang.