Kamis, 07 April 2016

Astra Agro Lestari

Astra-Agro.gif
Astra Agro Lestari (IDX: AALI)
merupakan perusahaan publik yang bergerak dalam bidang perkebunan yang bermarkas diJakarta, Indonesia. Perusahaan ini dicatatkan pada tahun 1997

Divisi Usaha dan Anak Perusahaan

PT. Tanjung Sarana Lestari

      sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Astra_Agro_Lestari

Download GuruFocus Manual of Stocks



Dear 

GuruFocus just released its Manual of Stocks for Premium and PremiumPlus members. If you are Premium and PremiumPlus members, you can

Download the Manuals of Stocks here.


Free members can download a Free Sample here.

Now you can flip through GuruFocus Manual of Stocks just like Warren Buffett did with Moody's Manual when he was making 50+% a year in his twenties.

Warrn Buffett: “I think I could make you 50% a year on $1 million. No, I know I could. I guarantee that.”
“You have to turn over a lot of rocks to find those little anomalies. You have to find the companies that are off the map - way off the map.”
“I started at page one (of Moody’s manuals) and went through every company that traded, from A to Z.”

If you are a Premium Member, you can download the Manual of Stocks for S&P 500 companies. If you are aPremiumPlus member, you can download the Manual of Stocks for any region or sector in the region to which you have subscribed.

Now you can flip through the Manual of Stocks and “find the companies that are off the map - way off the map.” Like the young Buffett did.

Arifin panigoro (Medc)dikabarkan telah medapat restu membeli saham Newmont milik BRMS ( Bakrie )

Bursa saham Amerika ditutup menguat pada perdagangan kemarin, didorong penguatan saham kesehatan dan energy.

Penguatan didorong setelah investor merespon positif notulensi dari rapat The Fed.

Indeks Dow Jones ditutup di level 17,716.05 menguat 112.73 poin (+0.64%)

Hari ini pasar juga akan menanti rilis data perekonomian cadangan devisa dari Tiongkok yang diperkirakan akan stabil.

IHSG ditutup di level 4,868.23 menguat 10.16 poin (+0.21%)

Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service menurunkan peringkat INDY dari B3 menjadi Caa1 dengan prospek negatif.

Hal itu terjadi karena penurunan harga komoditas pada tahun 2015. Namun saat ini harga komoditas sudah hampir mencapai bottom.

Ada potensi untuk penguatan / reversal harga komoditas pada tahun 2016 – 2017 ini dan emiten tambang sedikit membaik.

Hal ini juga tercermin dari teknikal yang menunjukkan perbaikan trend sektor tambang.

BRMS akhirnya membukukan laba bersih positif Rp112M, ditopang laba dari Newmont sebesar Rp1 triliun, padahal sebelumnya sejak tahun 2012-2014 perusahaan Bakrie ini selalu merugi.

Arifin panigoro (Medc)dikabarkan telah medapat restu membeli saham Newmont milik BRMS ( Bakrie )

Simak ulasan saham pilihan kopipagi hari ini di: http://bit.ly/kopipagi7april2016

Inline image 1

Dapatkan manfaat lebih banyak dari Ebook Saham Pilihan Terbaik April 2016 + Ulasan Kinerja Emiten Q1 2016bit.ly/ellenmayapril2016

Hubungi 082327229009 / info@ellen-may.com untuk mendapatkan Ebook saham pilihan terbaik April 2016


Semoga #kopipagi 7 April 2016 mencerahkan & salam profit ! on.fb.me/ellen_may | www.ellen-may.com

"Smart Trader Rich Investor : The Baby Steps" panduan lengkap belajar saham. Info bit.ly/ordertbs 

Follow twitter : www.twitter.com/pakarsaham
Info training : seminar.ellen@gmail.com
Info buku : orderstng@gmail.com
Website : www.ellen-may.com
Fb : on.fb.me/ellen_may , on.fb.me/ellenmay

LEARN AND PRACTICE, MIRACLE HAPPEN !!

Rabu, 06 April 2016

Ebook: Ulasan Kinerja Emiten Kuartal 1 Early bird sd Minggu 10 April

Bursa Amerika ditutup melemah dikarenakan kekuatiran perlambatan perekonomian global.

Investor juga menanti hasil rapat The Fed pada hari Kamis 7 April 2016.

Indeks Dow Jones ditutup di level 17,603.32 melemah 133.68 poin (-0.75%).

IHSG ditutup di level 4,858.07 menguat 7.90 poin (+0.16%) berpotensi bergerak mixed cenderung melemah, uji suport 4800.

Simak ulasan saham pilihan #kopipagi hari ini di: http://bit.ly/kopipagi6april2016

Inline image 1

Dibuka preorder Ebook April 2016 Ulasan Kinerja Emiten Kuartal 1 Early bird sd Minggu 10 April. Ebook ready Senin 11 April 2016.

Untuk mendapatkan ebook, ketik : Ebook_nama_email_hp ke info@ellen-may.com atau Whatsapp 082327229009. Limited edition. Salprof !


Semoga #kopipagi 6 April 2016 mencerahkan dan salam profit ! on.fb.me/ellen_may | IG : @ellenmay_official | www.ellen-may.com

"Smart Trader Rich Investor : The Baby Steps" panduan lengkap belajar saham. Info bit.ly/ordertbs 

Follow twitter : www.twitter.com/pakarsaham
Info training : seminar.ellen@gmail.com
Info buku : orderstng@gmail.com
Website : www.ellen-may.com
Fb : on.fb.me/ellen_may , on.fb.me/ellenmay

LEARN AND PRACTICE, MIRACLE HAPPEN !!

Selasa, 05 April 2016

PPRO mencetak kinerja Positif

Indeks Dow Jones ditutup di level 17,737.00  melemah 55.75 poin (-0.31%).

Harga minyak WTI turun di bawah level psikologis 37 yang berarti kembali ke masa konsolidasi.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup di level 4,850.18  menguat 6.99 poin (+0.14%).

Kasus reklamasi APLN memicu panic selling pada APLN dikarenakan kekuatiran investor akan pengaruh negatif pada manajemen.

Laba bersih emiten property menyusut di 2015. LPKR dan PWON adalah 2 contoh emiten yang labanya menyusut.

Penyusutan laba PWON lebih dikarenakan karena faktor melemahnya nilai tukar rupiah tahun lalu.

Emiten property yang mencetak kinerja positif adalah PPRO di mana laba bersihnya melesat 183 % dari tahun sebelumnya.

PPRO secara teknikal juga cukup menarik, dengan resisten 235. Jika berhasil breakout dari 235, akan lanjutkan trend naiknya.

Beberapa saham di sektor pertambangan terutama metals berpotensi untuk melanjutkan trend naiknya.

Simak ulasan saham #kopipagi hari ini di: http://bit.ly/kopipagi5april2016

Learn more... Gain more..! Sukses buat alumni Trading Profits 2-3 April 2016!

Inline image 1

Dapatkan video saham & slight ebook dengan subscribe ke www.ellen-may.com, add BB Pin ELLENMAY untuk dapat info saham lebih banyak & cepat!

Semoga #Kopipagi 5 April 2016 mencerahkan. Salam profit ! on.fb.me/ellen_may | instagram : @ellenmay_official

"Smart Trader Rich Investor : The Baby Steps" panduan lengkap belajar saham. Info bit.ly/ordertbs 

Follow twitter : www.twitter.com/pakarsaham
Info training : seminar.ellen@gmail.com
Info buku : orderstng@gmail.com
Website : www.ellen-may.com
Fb : on.fb.me/ellen_may , on.fb.me/ellenmay

LEARN AND PRACTICE, MIRACLE HAPPEN !!

Tips u/ Tetap Rileks ketika Menganalisis

By Teguh Hidayat

Seseorang pernah mengatakan, ‘Ketika kamu senang dengan pekerjaanmu, maka setiap hari adalah hari libur.’ Jadi jika pekerjaan anda adalah berinvestasi di pasar saham (baca: menganalisis), dan anda menyukai pekerjaan tersebut, maka anda sejatinya tidak pernah bekerja barang sedetik pun. Namun inilah kenyataannya: Jika pasar sedang bersahabat dan saham-saham sedang naik, maka pekerjaan menganalisis akan tampak menyenangkan bagi investor manapun. Tapi bagaimana kalau gilirannya saham anda turun? Apakah anda masih bisa menata portofolio anda dengan perasaan riang gembira, atau minimal tidak menggerutu?

Padahal investor manapun di dunia ini, mau dia sehebat Warren Buffett sekalipun, maka selain memperoleh profit, dia pasti pernah rugi juga. Dan problemnya bukan terletak di rugi tersebut, melainkan bagaimana caranya agar ia bisa menjaga mood-nya untuk tetap mengerjakan analisis dll dengan happy, dan bukannya down karena terpengaruh oleh kerugian yang dialami.

Sebab jika anda sampai down hanya karena mengalami rugi, maka anda tidak akan bisa menganalisa lagi dengan baik, pokoknya saham/IHSG keliatan suram aja gitu! Contoh paling mudah, pada akhir tahun 2015 kemarin, IHSG ditutup turun 12.1% sepanjang tahun tersebut, dan sudah tentu ada banya investor yang mengalami kerugian lebih besar lagi. However, berdasarkan analisis-analisis yang logis, sejak Desember lalu penulis sudah mengatakan bahwa untuk tahun 2016 ini, IHSG berpeluang untuk naik. Namun beberapa teman tidak percaya akan hal tersebut (bahwa pasar akan naik), hanya karena mereka melihat bahwa tahun 2015 tampak suram (jadi bukan berdasarkan analisis tertentu), dan mungkin juga karena mereka sudah menderita kerugian, sehingga jangankan mikir bakal untung di tahun 2016 ini, untuk bisa balik lagi ke modal awal saja, itu sangat sulit! Anda bisa baca lagi artikelnya disini, dan disini, coba baca juga komentar-komentarnya.

Sementara untuk contoh yang lebih ekstrim, jika seseorang mengatakan bahwa pada awal tahun 2009 lalu bahwa IHSG akan naik banyak di tahun tersebut, maka dia mungkin akan dicaci maki, atau bahkan dianggap gila, tak peduli meski ia mengatakan hal tersebut (bahwa IHSG akan naik) berdasarkan analisis yang logis, karena ketika itu orang-orang masih trauma dengan anjloknya pasar di tahun 2008.

Tapi nyatanya IHSG justru naik 87.0% sepanjang tahun 2009, yang menjadi kenaikan terbesar sepanjang sejarah!

Nah, jadi dalam hal ini penulis mengajak anda untuk fokus pada pertanyaan berikut: Bagaimana caranya agar kita bisa tetap menganalisis/berinvestasi dengan perasaan senang dan riang gembira, atau minimal mental kita tidak down, ketika kita dalam posisi rugi? Karena hanya dengan cara itulah kita akan tetap bisa mengerjakan analisis dengan kepala dingin, dan anda mungkin justru akan menemukan peluang emas dibalik penurunan saham yang anda pegang/IHSG (dan memang biasanya peluang untuk membeli saham-saham pada harga diskon baru akan muncul justru setelah pasar mengalami crash atau semacamnya). Sementara jika anda sudah baper duluan hanya karena gak kuat liat warna merah di monitor, maka jangankan menganalisis dengan baik, anda tidurpun sudah gak bisa nyenyak lagi.

Dan inilah yang penulis lakukan, boleh anda catat: Di ruang kerja penulis di rumah, selain meja dan kursi lengkap dengan sebuah laptop diatasnya, juga terdapat televisi ultra HD 42 inch, sound system home theater, DVD player, dan console Xbox. Lalu ada dua buah barbel masing-masing 6 kilogram untuk olahraga ringan, pewangi ruangan aromatherapy, dan kulkas kecil berisi minuman ringan, coklat, es krim, dan buah-buahan. Dan satu lagi, ketika ngutak ngatik porto dirumah, penulis biasanya cuma pake kaos dan celana pendek doang, yang nyaman untuk dikenakan.

Nah, setiap kali penulis capek atau mulai bingung/gak connect ketika membaca-baca annual letter dll, maka saya beristirahat dengan cara nonton film DVD (sekarang ini lagi seneng serial Sherlock, diperankan oleh Benedict Cumberbatch), main Pro Evolution Soccer di Xbox, melakukan peregangan dan berolahraga ringan, atau dancing sendirian sambil mendengarkan lagu-lagu yang ceria dan membawa semangat. Barulah setelah itu penulis akan kembali mood, dan bisa melanjutkan pekerjaan menganalisis dengan baik, tanpa perasaan bete atau semacamnya.

Sementara kalau pasar lagi jeblok dan mau tidak mau psikologis penulis jadi tertekan, misalnya pada Agustus – September 2015 lalu ketika pasar dilanda panic selling, maka penulis sengaja beli coklat dan es krim yang banyak lalu disimpan di kulkas, untuk kemudian dimakan. I don’t know with you guys, namun kalau bagi penulis sendiri, makan cemilan yang manis-manis terbukti bikin feeling lebih nyaman (meski bikin gendut juga sih, tapi bisa diimbangi dengan olahraga), dan itu pada akhirnya membantu penulis mengerjakan analisis dengan baik, dan mengeksekusi jual beli saham berdasarkan analisis tersebut dengan sama baiknya. Terus terang, pada Agustus lalu ketika IHSG sudah dibawah 4,500, posisi penulis adalah diluar/pegang cash cukup besar, dan logika analisis-nya adalah bahwa saya harus belanja sekarang juga! Mumpung saham-saham lagi murah-murahnya!

Tapi tentu saja, tidak segampang itu untuk belanja ketika hampir semua orang berteriak bahwa akan terjadi krisis bla bla bla, apalagi ketika itu sudah ada beberapa saham penulis yang dalam posisi nyangkut, karena posisi kita gak 100% cash (salah satunya PP Properti, yang sudah dibeli di harga 173, tapi kemudian jeblok ke 127, sebelum baru kemudian naik lagi). However, setelah menghabiskan entah berapa stik es krim magnum, dan entah sekian bungkus coklat Silver Queen, penulis akhirnya mampu untuk tetapberpikir jernih, dan kita sukses belanja banyak pada bulan Agustus tersebut.

Nah, sekarang bayangkan jika kondisinya sebaliknya: Anda bekerja dalam ruangan sempit yang gak ada apapun kecuali meja dengan komputer diatasnya (terkadang dengan dua atau bahkan tiga monitor.. buat apa coba?), anda tidak bisa mendengarkan musik apalagi sampai joget-joget gak jelas, gak ada makanan atau cemilan, dan anda pake kemeja rapih dan dasi yang mungkin terasa sempit di pinggang dan leher! Lah, kalo gitu caranya maka gimana anda nggak stress dan panik ketika pasar turun???

Tapi nyatanya kalau penulis main ke kantor-kantor sekuritas, maka seperti itulah suasana kerja disitu, dimana setiap orang memasang wajah serius dan pandangan mereka selalu tajam mengarah ke monitor, sementara telinga juga harus stand by mendengarkan pemberitaan dari Bloomberg TV dan semacamnya.

Padahal kalau anda nonton film ‘The Big Short’ (kalau anda belum nonton, nonton dulu sana), maka tokoh utama di film tersebut, yakni seorang hedge fund manager bernama Michael Burry(diperankan oleh Christian Bale), di ruang kerjanya dia cuma pake kaos oblong dan celana pendek. Dan alih-alih menganalisis dengan serius, ia malah menyetel lagu rock keras-keras seharian sambil berpura-pura menabuh drum di kursi tempat ia duduk, atau berdiri kemudian berjoget dan nyanyi-nyanyi gak jelas mengikuti irama lagu. Hasilnya? Ia mampu melewati tekanan ketika pasar terus saja naik sepanjang tahun 2007 dan awal 2008, dan ia kemudian profit besar dari posisi shortyang ia ambil, ketika pasar akhirnya jatuh pada pertengahan 2008, sesuai yang ia prediksi sebelumnya.



Nah! Jadi balik lagi ke pertanyaan diatas: Bagaimana caranya agar kita bisa tetap menganalisis/berinvestasi dengan perasaan senang dan riang gembira, atau minimal mental kita tidak down, ketika kita dalam posisi rugi? Maka jawabannya adalah dengan menyetel lagi yang ceria, berdiri dari tempat duduk anda, lalu mulailah dancing! Tapi kalau anda kurang suka mendengarkan musik, maka lakukan saja apapun yang anda sukai, atau makanlah sesuatu yang anda sukai (penulis suka coklat, tapi anda mungkin lebih suka kerupuk, misalnya) agar pikiran anda menjadi fresh kembali. Warren Buffett sendiri mengatakan bahwa ia menghabiskan sepuluh jam setiap minggunya untuk bermain permainan kesukaannya, yakni bridge. Apakah bermain bridge itu merupakan bagian dari pekerjaan analisis? Tentu saja tidak, tapi itu mampu membantu Buffett untuk kembali santai setelah sebelumnya pusing ngeliat-liat laporan keuangan dll.

Dan actually, tidak hanya dalam posisi nyangkut atau rugi, tapi dalam posisi profit pun anda harus menjaga agar diri anda tetap santai dan happy, entah itu dengan mendengarkan musik atau lainnya, dan hanya dengan cara itulah maka anda sebagai investor akan ‘libur’ terus sepanjang tahun, karena ‘menganalisa saham’ sudah menjadi pekerjaan yang anda sukai dan anda nikmati, tak peduli dalam kondisi pasar naik atau turun. Trust me, bahkan kalau anda sama sekali tidak suka membaca data ekonomi dll sebelumnya, maka dengan menerapkan tips ini, pekerjaan analisa tersebut akan menjadi menyenangkan dengan sendirinya, silahkan coba sendiri.

Nah, sebagai penutup, sekarang anda buka Youtube, lalu setel lagu ‘Better When I’m Dancing’ oleh Meghan Trainor. So ladies and gentlemen, please stand up, and start dancing!

Info Investor: Buletin Analisis IHSG & Rekomendasi Saham Bulanan edisi April 2016 sudah terbit! Anda bisa memperolehnya disini, gratis konsultasi portofolio untuk member.

Mau tau lebih banyak tentang tips dan cara untuk menjadi 'investor yang santai & kalem'? Anda bisa baca buku The Calm Investor karya penulis, keterangan selengkapnyaklik disini.

Daftar Pemimpin Dunia dalam Skandal Pajak Panama Papers

TEMPO.CO, Jakarta - Dokumen The Panama Papers membongkar dugaan pengelakan pajak terbesar dalam sejarah. Setidaknya ada 128 politikus dan pejabat publik dari seluruh dunia yang namanya tercantum dalam jutaan dokumen yang bocor ini.

Namun, bukan cuma mereka pengguna jasa firma hukum Mossack Fonseca itu. Penipu, mafia narkoba, sampai miliuner, selebritas, dan bintang olahraga kelas dunia, pun memakai layanan Fonseca ketika membuka perusahaan di yuridiksi bebas pajak (offshore). Tujuannya apalagi kalau bukan untuk menghindari pajak.

International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) yang secara bersama-sama membongkar dokumen Panama Papers, menemukan bahwa ada lebih dari 500 bank, cabang dan rekanan, yang pernah bekerja dengan Mossack Fonseca sejak 1970an untuk membantu klien mengelola perusahaan offshore.

Perusahaan-perusahaan di British Virgin Islands, Panama, menjadi surga bebas pajak dan sulit dilacak penegak hukum. Ada daftar sekitar 15.600 perusahaan papan nama (paper companies) yang dibuatkan oleh bank untuk klien mereka yang ingin keuangan mereka tersembunyi.

Sejumlah kepala negara (mantan dan yang masih menjabat), baik secara langsung maupun melalui orang dekatnya, ada dalam daftar itu. Lucunya, di antara mereka ada yang dikenal mendukung gerakan anti-korupsi.

1. Presiden RusiaVladimir Putin
Lewat Mossack Fonseca, Putin disebut mampu mengatur transfer dana sebesar US$ 2 miliar lewat berbagai bank dan perusahaan bayangan. Orang-orang Putin ini mencoba menyamarkan pembayaran, memundurkan tanggal dokumen ke masa lalu (backdated).

2. Perdana Menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson
Gunnlaugsson diduga bersama istrinya memiliki sebuah perusahaan offshore di British Virgin Islands pada 2009. Saat itu, ia anggota parlemen. Namun, ia membantah kalau kepentingan bisnis keluarganya memiliki pengaruh atas posisi pemerintahannya dalam negosiasi dengan kreditor.


3. Presiden Tiongkok Xi Jinping
Xi Jinping pernah bersumpah akan melawan para koruptor. Namun, dalam dokumen bocor tersebut diduga ada hubungan kakak ipar Xi Jinping, Deng Jiagui, dengan beberapa perusahaan offshore.

4. Perdana Menteri Inggris David Cameron
Cameron pernah mendesak pemerintahannya untuk membersihkan wilayah surga bebas pajak di Inggris. Namun setelah Panama Papers bocor, dokumen tersebut mengungkapkan sejumlah perjanjian bisnis yang melibatkan perusahaan offshore yang dilakukan oleh ayahnya sendiri.

Ayah David Cameron, Ian Cameron, adalah seorang pialang saham dan miliarder dari Inggris. Ian menggunakan Mossack Fonseca agar perusahaan dana investasinya, Blairmore Holdings, Inc., tidak harus membayar pajak di Inggris. Ian mengendalikan seluruh kegiatan perusahaan ini sejak pendiriannya pada 1982 sampai dia meninggal pada 2010.

Selain mereka, muncul juga nama Perdana Menteri Pakistan, Raja Arab Saudi, hingga anak-anak Presiden Azerbaijan. Anak-anak dari Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif disinyalir memiliki sebuah real estate di London, lewat sebuah perusahaan yang dibuatkan oleh Mossack Fonseca.

Laporan lengkap investigasi ini bisa dibaca di https://investigasi.tempo.co/panama/. Adapun infografis lengkap mengenai nama-nama orang terkenal yang tersangkut dokumen ini bisa dilihat dihttps://panamapapers.icij.org/the_power_players/.

TIM INVESTIGASI TEMPO | LARISSA