Sebelum saya bahas kondisi pasar hari ini tentang beberapa sentiment dari luar negeri serta sentiment untuk industry kabel …
maka … memasuki pekan ketiga di bulan Oktober, Senin tanggal 17 Oktober, seperti yang sudah saya janjikan ….,
hari ini saya akan memberikan video course mengenai Fundamental Analysis yang kedua, yaitu tentang Cara Membaca Laporan Keuangan.
Course ini saya buat dalam bentuk video, praktis dan menyenangkan untuk dipelajari terutama bagi pemula. Pelajari video Cara Membaca Laporan Keuangan dengan daftar dibit.ly/daftarpremiumaccess
Pekan ini, ada beberapa hal menarik dari Eropa, Amerika, dan Tiongkok yang patut untuk kita perhatikan. Selain itu, ada sentimen yang perlu kita perhatikan pula untuk sektor industry kabel.
Pada perdagangan pekan lalu, bursa Amerika bergerak menghijau. Indeks Dow Jones ditutup menguat 39.44 poin (+0.22%) di level 18,138.38
Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu ditutup menguat 1.1% di level 5399.8. Saat ini, IHSG masih akan bergerak mixed, terkonsolidasi antara 5300-5524.
Dalam seminggu ke depan, pelaku pasar akan fokus terhadap hasil pertemuan Bank Sentral Eropa di hari Kamis.
ECB diperkirakan tidak akan mengubah tingkat suku bunganya, prospek ekonomi yang stabil tetapi tidak bertenaga akan mendorong ECB untuk memperluas program stimulus di akhir tahun, meskipun langkah tersebut kemungkinan akan dilakukan dalam pertemuan bulan Desember ketika proyeksi terbaru kuartal bank sentral tersebut akan tersedia.
Pekan lalu, bursa Asia kecuali Malaysia dan Taiwan, menguat, menyambut positif data inflasi dari negeri tirai bambu, Tiongkok.
Pada pekan ini, Tiongkok dijadwalkan merilis data PDB kuartal III pada pukul 09.00 WIB. Ekspektasi investor dan analis, data PDB dari negeri dengan perekonomian terbesar kedua dunia itu akan tumbuh 6,7% dalam tiga bulan hingga September 2016.
Jika data PDB dari Tiongkok positif, bisa saja hal itu akan menjadi katalis positif buat IHSG dan mendorong IHSG untuk menjebol pertahanan terakhirnya yang sangat alot yaitu di level 5524.
Data inflasi Amerika juga akan menjadi sorotan, di mana pelaku pasar mencoba untuk mengukur apakah ekonomi terbesar di dunia itu cukup kuat untuk menahan kenaikan biaya pinjaman sebelum akhir tahun.
Sentimen Positif Industri Kabel
Indonesia dan Afrika Selatan menandatangani MOU pembelian kabel high voltage senilai US$ 5 juta. Penandatanganan MOU ini dilakukan antara PT Kabel Metal Indonesia (KMI) Wire and Cable (KBLI) dan Wemco Trading and Investment (pty) Ltd dari Afrika Selatan.
Saham yang akan terimbas adalah KBLI. Secara teknis, saya melihat saham KBLI saat ini tertahan oleh resisten di area 300. Hanya jika KBLI berhasil menguat menembus area atap tersebut, maka KBLI akan melanjutkan trend naiknya dangan sangat cantik.
Salam Profit,
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar